Kain Batik Cap Solo Motif Truntum Garudo

Kain Batik Cap Solo Motif Truntum Garudo

Rp 345,000.00

1 in stock (also available on backorder)

SKU: A 511 1 63B 039 CP 511 A Categories: ,

Product Description

Kain Batik Cap

Proses pembuatan semi manual, dengan mengedepankan kualitas warna dan finishing dengan tingkat kerumitan sangat detail dan mempertahankan presisi untuk menghasilkan karya seni yang begitu eksotis.

Motif Truntum Garudo

Perpaduan antara motif Truntum dan Garudo. Secara etimologi truntum berasal dari istilah teruntum-tuntum, yang berarti tumbuh lagi. Diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan Paku Buwana III) bermakna cinta yang tumbuh kembali. Dia menciptakan motif ini sebagai symbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi, dan semakin lama semakin terasa subur berkembang (tumaruntum).

Biasanya batik jenis truntum ini dipakai oleh pengantin perempuan dalam acara midodareni, dipakai juga pada acarapanggih. Di samping itu, batik tersebut juga digunakan sebagai kain oleh kedua orang tua mempelai ketika resepsi pernikahan, sebagai wujud bahwa orang tua berperan penting dalam memberi pengetahuan dan menuntun anak-anaknya.

Motif Garuda, seperti diketahui garuda merupakan burung besar. Dalam pandangan masyarakat Jawa, burung garuda mempunyai kedudukan yang sangat penting. Bentuk motif gurda ini terdiri dari dua buah sayap (lar) dan di tengahnya terdapat badan dan ekor. Motif batik gurda ini juga tidak lepas dari kepercayaan masa lalu. Garuda merupakan tunggangan Batara Wisnu yang dikenal sebagai Dewa Matahari. Garuda menjadi tunggangan Batara Wisnu dan dijadikan sebagai lambang matahari. Oleh masyarakat Jawa, garuda selain sebagai simbol kehidupan juga sebagai simbol kejantana

Additional Information

Weight 0.5 kg
Dimensions 250 x 110 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Kain Batik Cap Solo Motif Truntum Garudo”

Your email address will not be published. Required fields are marked *